Trekking: Cara Terbaru dan Termurah Nikmati Ubud, Bali

Tidak akan ada habisnya untuk membicarakan Bali dan Ubud khususnya. Selalu saja ada hal-hal baru yang bisa kita lakukan di daerah yang merupakan jantungnya Bali ini. Selama ini, para pelancong ketika pergi ke Ubud akan sangat identik dengan belajar yoga, kuliner di tempat-tempat yang super cool dan tentu saja enak, ataupun menikmati budaya dengan mengunjungi istana Ubud atau Museum Antonio Blanco.

Namun, ada satu cara lagi yang tidak kalah asyiknya dan mulai digemari yang bisa dilakukan di Ubud: trekking!!! Paling tidak, ada dua lokasi bagus yang bisa dipilih oleh para pelancong. Yaitu, Campuhan dan Kajeng. Kedua tempat ini, letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota Ubud. Malahan, untuk jalur Kajeng, jalan masuk hanya sekitar 200 meter dari istana Ubud.

Dengan trekking ini, kita akan banyak disuguhi pemandangan kehidupan sehari-hari di Ubud. Rumah-rumah penduduk yang masih banyak khas Bali, toko-toko souvenir atau kerajinan yang didesain dengan unik, sanggar-sanggar yoga, dan tentunya pematang sawah yang menjadi andalan di Ubud ini. Nah, kalau kita memilih trekking di jalur Kajeng, paving di Kampung Kajeng ini sungguhlah unik. Seluruh paving penuh dengan tulisan nama orang atau bahasa-bahasa dari berbagai belahan dunia. Menurut penduduk setempat, menuliskan nama di paving merupakan bentuk penghormatan warga sekitar karena orang yang bersangkutan telah memberikan donasi kepada Kampung Kajeng.

Berjalan di area ini, tidak saja menyegarkan otak dan badan kita, tetapi juga membuat kita untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat Bali. Tentunya, ini akan menjadi pengalaman baru dan berbeda dari traveling umumnya. Ohya, kalau mau melakukan aktivitas ini, jangan lupa membawa minuman dan makanan yang cukup ya… Karena, di beberapa jalur, kita tidak akan bertemu dengan warung atau rumah penduduk. Satu lagi, berangkatlah ketika hari masih pagi sehingga tidak terlalu panas. Selamat menjelajah!

admin's picture


Joined: 09 Aug 2016

Tinggalkan Komentar