News & InformationScience

Bagaimana Cara Pembangunan Piramida Mesir ? Berikut Penemuan Terbarunya

Palingbaru-Siapa yang gak tahu Piramida Mesir? Bangunan tua ini dibangun dari bongkahan batu besar, dan berat rata-rata tiap balok batunya mencapai 2,3 ton.

Hmm.. Bagaimana batu seberat itu bisa disusun sedemikian rupa ? Sedangkan teknologi Mesir Kuno belum semaju sekarang. Nah, berikut temuan terbaruya.

Penemuan arkeologi terbaru ini mengungkap soal sistem pemindahan batu-batu yang dijadikan bahan bangunan piramida.

Penemuan baru ini menerangkan tentang sistem pengangkutan batu. Yakni bagaimana bahan bangunan piramida yang sangat berat itu bisa dipindahkan dari tempat pertambangan ke lokasi pembangunan.

Batu-batu piramida ini berasal dari tempat penambangan pualam bernama Hatnub, letaknya di kota Luxor. Di sana ada lereng yang berusia 4.500 tahun, yang diduga menjadi tempat pemindahan batu-batu dari tempat penambangan ke lokasi pembangunan piramida.

Batu yang dijadikan bahan bangunan piramida tersebut adalah batu kapur. Sementara untuk lantai, patung, dan makam menggunakan pualam.

Untuk pemindahan pualamnya, konon menggunakan cara yang digunakan seperti pada masa raja Khufu di dinasti ke-4. Kemungkinan, sistem pengangkutan ini digunakan juga untuk penambangan yang lainnya.

Sistem pemindahan terdiri dari lereng pusat, yang dikelilingi oleh dua set tangga yang berisi lubang untuk tiang-tiang.

Lubang-lubang itu akan menyangga tiang-tiang kayu yang kokoh. Sementara bongkahan batu pualam ditaruh di atas kereta penyeret yang terbuat dari kayu.

Kemudian tali digunakan untuk melilit tonggak-tonggak tiang. Ini berfungsi sebagai katrol untuk mengangkut batu-batu besar ke lereng.

Selain itu, para arkeolog juga menemukan sekitar seratus prasasti. Isinya menggambarkan penyambutan kedatangan raja Firaun ke lokasi penambangan pualam.

Prasasti itu juga menampilkan rumah batu para penambang. Selain prasasti, ditemukan juga empat tugu peringatan. Sayangnya, hanya satu yang mampu terbaca para peneliti.

Walau hingga kini Piramida Mesir masih menyisakan misteri, penemuan ini menurut Sekjen Menteri Kepurbakalaan Mesir, Mustafa Waziri, merupakan penemuan penting sebagai bukti pertama soal sistem pengangkutan bahan konstruksi.

Kabarnya, saat ini tim restorasi piramida Mesir sedang bekerja di pelestarian prasasti, dan melakukan penyelidikan prasasti dari bangunan perumahan yang ada di sekitar penambangan.

By Abdul Hamid

Tags

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close