Kamu harus tahu, baru-baru ini Kementerian Kesehatan sudah menetapkan status Difteri sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Apa itu Difteri? Kenapa Pemerintah sampai menetapkan status KLB? Begitu berbahayanya kah? Yap, Difteri adalah infeksi bakteri Corynebacterium Diptheriae yang memiliki efek serius pada jaringan tubuh manusia. Jika dibiarkan, bakteri ini bisa menghasilkan racun yang merusak seluruh jaringan, terutama pada hidung dan tenggorokan. Serem kan, PiBi?

Kamu harus tahu juga, sejak November 2017 lalu, tidak sedikit orang yang meninggal karena wabah ini. Maka Dari itu, Pemerintah menetapkan statusnya sebagai KLB. Difteri termasuk penyakit menular yang berpotensi menyerang anak-anak maupun orang dewasa. Namun yang paling sering terjangkit adalah anak-anak. Tapi kamu nggak perlu terlalu khawatir, PiBi. Kendati cukup berbahaya, Difteri bisa diatasi dengan penanganan yang tepat dan cepat. Kamu hanya perlu mengetahui gejala-gejalanya.

Orang yang terjangkit Difteri biasanya demam cukup tinggi, yakni mencapai suhu 38 derajat Celcius, bahkan lebih. Selain itu, gejala umumnya adalah sesuatu yang tidak biasa di bagian tenggorokan seperti susah menelan, batuk, suara serak, hingga sakit yang menyiksa pada bagian tenggorokan. Pada kasus lain, gejala Difteri juga cukup mengkhawatirkan loh, PiBi. Ada yang merasakan susah bernafas, hidung mimisan, bahkan sampai kulit membiru.

Nah, jika kamu menemukan gejala-gejala tersebut pada si kecil, maka segera bawa ke Dokter untuk penanganan medis lebih lanjut. Cara mengantisipasi paling mudah adalah dengan vaksinasi berkala saat si kecil masih berusia 2 bulan, 4 bulan, dan seterusnya.

Apa Tanggapanmu?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Apa Komentarmu ?

komentar