Apakah PiBi saat ini sedang naksir seseorang atau justru sedang mencari pasangan kencan? Umumnya hal yang akan sering kamu lakukan adalah mencari persamaan kesukaan antara kamu dengan gebetanmu. Tapi buat PiBi yang sedang cari pasangan bagaimana? Kamu bakalan insecure dengan calon pasangan kencanmu, bukan? Apakah selera kalian sama atau tidak. Apalagi buat PiBi yang cari pasangan lewat aplikasi kencan online.

Nah, daripada bingung menebak-nebak apa yang sekiranya juga disukai  calon pasangan kencanmu, kenapa enggak sekalian saja kita kencan bareng orang yang membenci hal yang sama? Kira-kira begitulah ide sederhana di balik Hater, sebuah aplikasi kencan online yang menjodohkan penggunanya berdasarkan semua hal yang mereka benci.

Aplikasi yang resminya diluncurkan pada 8 Februari lalu, menyodorkan berbagai macam topik bagi penggunanya meminta mereka untuk geser ke kanan jika cinta mati pada sebuah topik, geser ke bawah jika sangat membenci topik itu, geser ke kanan jika menyukai topik tersebut dan ke kiri jika sebaliknya.

Pengguna juga bisa mengganti topik jika enggak paham atau belum menentukan pendirian pada topik tertentu. Nah, dari sini, Hater akan mengelompokkan pengguna berdasarkan hal-hal yang bikin mereka keki.

Ketika diluncurkan, aplikasi ini punya stok sebanyak 2.000 topik. Dan kedepannya, Hater bakal memperkenankan user untuk mengunggah topik buatan mereka sendiri. Seperti mereka yang terlanjur sebel dengan berita artis cari sensasi atau kasus korupsi yang sedang marak bisa saling kencan.

Ide pembuatan Hater awalnya hanya becandaan, menurut Brendan Alper selaku CEO Hater. Saat diwawancarai The Cut, Alper mengatakan ide aplikasi tersebut mampir ke kepalanya ketika tengah memikirkan sketsa lawak.

Alper meninggalkan pekerjaannya di Goldman Sachs demi mengejar mimpi menjadi penulis sketsa komedi di televisi. “Setelah dipikir-pikir lagi, saya jadi merasa, ide ini emang konyol, tapi sebenarnya malah masuk akal banget,” katanya.

Siapa sangka, intuisi Alper ternyata punya dasar ilmiahnya. Pada 2006, Jennifer Bosson, pakar psikologi sosial dari University of South Florida, menyimpulkan orang lebih mudah menjalin persahabatan lantaran sama-sama membenci sesuatu. Temuan ini sudah dipublikasikan oleh Bosson dalam beberapa laporan penelitian.

Memang, cinta seperti kata Joy Division, “akan selalu memisahkan kita”. Maka dari itu tak ada  salahnya mencoba alternatif sebaliknya. Siapa tahu Hater dan kebencian bisa mendekatkan kita pada jodoh yang selama ini belum ketemu gara-gara kita terobsesi mencari kesamaan positif melulu. Kali ini, biarlah kebencian menjadi pandu cintamu!

Apa Tanggapanmu?
  • Fascinated
  • Happy
  • Bored
  • Angry
  • Sad
  • Afraid

Apa Komentarmu ?

komentar