Printer biasanya digunakan untuk mencetak tulisan atau gambar di kertas. Benar kan, PiBi Tapi, dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, bukan tidak mungkin printer bisa digunakan untuk mencetak hal lain.

Salah satunya adalah untuk membangun rumah. Wah! Memangnya bisa?

Perusahaan start up Amerika Serikat, ICON bekerjasama dengan organisasi non-profit, New Story, memperkenalkan printer 3D pada gelaran SXSW 2018. Tidak main-main, printer 3D tersebut bisa digunakan untuk membangun rumah, lho!

Ide itu muncul dengan tujuan untuk mengatasi kebutuhan rumah bagi 1,2 miliar orang kurang mampu di dunia nih, PiBi.

Printer 3D itu bisa membangun rumah sederhana menggunakan semen dan hanya membutuhkan waktu selama 12-24 jam. Rumah pertama yang dibuat menggunakan printer 3D itu sudah berdiri di wilayah Austin, Amerika Serikat.

Rencananya, ICON dan New Story akan melanjutkan untuk membangun 100 rumah di El Salvador pada 2019. Rencana itu juga untuk melanjutkan proyek penyediaan rumah oleh New Story di Haiti dan Bolivia.

Pada rumah pertama di Austin, ICON akan coba memasang alat untuk memonitor kualitas air.

Menggunakan printer 3D tersebut, ICON akan membangun rumah seharga 10.000 USD dan berencana untuk menurunkan harganya menjadi 4.000 USD per rumah. Jika berhasil, rumah tersebut akan jauh lebih murah dari rumah Amerika pada umumnya nih, PiBi.

Rumah percobaan itu memiliki ruang keluarga, kamar tidur, kamar mandi, dan teras rumah. Meskipun sudah ada beberapa perusahaan lain yang membangun rumah menggunakan printer 3D, tapi sebagian besar membangunnya di dalam warehouse atau berupa sebuah kamar sederhana saja.

Rumah yang dibangun menggunakan printer 3D akan memiliki lebih sedikit limbah dan biaya pembangunan.

Penasaran dengan proses pembangunan rumah dengan printer 3D? Tonton saja di video ini.

 

Apa Tanggapanmu?
  • Fascinated
  • Happy
  • Bored
  • Angry
  • Sad
  • Afraid

Apa Komentarmu ?

komentar