BolaNews & InformationPiala AFFSport

Di Bangkok, Timnas Indonesia Mencari Jalan Lolos

PalingBaru- Entah, apakah sudah tertulis dalam suratan takdir bahwa Bangkok itu kota yang kurang menyenangkan bagi Timnas Indonesia. Faktanya, di ibu kota Thailand itu, mimpi Timnas Indonesia meraih gelar pertama di Piala AFF—turnamen sepak bola paling elit di Asia Tengara–selalui kandas.

Cerita itu bermula pada tahun 2000 silam. Kala itu, Indonesia yang untuk kali pertama mencicipi pertandingan final Piala AFF setelah menunggu sejak 1996, harus bertemu Thailand yang kebetulan menjadi tuan rumah. Dan, Bangkok memberikan kenangan pahit untuk Indonesia. Final pertama berakhir pilu. Indonesia kalah 1-4 dari Thailand.

Dan, dua tahun lalu, Bangkok kembali menjadi kota yang “kejam” bagi Timnas Indonesia. Bayangkan, Indonesia sudah sangat dekat dengan gelar juara Piala AFF 2016 yang laga finalnya digelar home and away. Di laga pertama, Indonesia menang 2-1 di Pakansari Bogor. Dengan hasil itu, Indonesia hanya butuh hasil imbang untuk juara. Yang terjadi, Indonesia kalah 0-2. Sekali lagi, Bangkok memberikan kenangan pahit bagi Tim Garuda.

Nah, ingatan kelam pada Bangkok itu kini kembali muncul dalam benak pemain-pemain Timnas Indonesia. Malam nanti, Sabtu (17/11/2018), Indonesia akan menghadapi tuan rumah Thailand dengan misi harus menang bila ingin lolos ke semifinal Piala AFF 2018. Ada beberapa pemain di tim Indonesia kali ini yang ikut merasakan kekalahan pilu di final di Bangkok dua tahun lalu.

Salah satunya kapten tim, Hansamu Yama. Bagi bek berusia 23 tahun ini, melawan Thailand akan selalu menjadi pertandingan sulit. Terlebih, pertandingan nanti akan sangat menentukan nasib Indonesia. “Kami menganggap laga melawan Thailand kali ini seperti final. Sebab, hasil laga ini akan menentukan nasib kami di turnamen ini. Kami akan perlihatkan bahwa kami cukup pantas tampil di semifinal,” ujar Hansamu.

Menurut Hansamu, kemenangan 3-1 atas Timor Leste pada 13 November lalu bak mengangkat beban pemain-pemain Indonesia. Terlebih setelah kekalahan 0-1 dari Singapura di laga pertama. Kini, mereka tidak akan lagi bermain sembari menggendong monyet alias akan bermain lepas. “Kami berharap dukungan suporter. Kehadiran mereka akan memotivasi kami untuk mengalahkan Thailand,” ujar bek kelahiran Mojokerto, Jawa Timur ini.

Bersambung,……

1 2Next page
Tags

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close