HealthNews & Information

Efek Buruk Nonton TV & Main Gadget pada Anak-Anak yang Kurang Disadari Orang Tua

PalingBaru- Televisi dan gadget kini seolah menjadi teman paling dekat bagi anak-anak yang masih balita alias berusia di bawah lima tahun.

Tidak sedikit orang tua malah memberikan handphone kepada putra-putrinya ataupun berlangganan channel film anak-anak melalui TV kabel dengan tujuan tertentu.

Semisal agar anak-anak bisa diam di kursi sembari menonton TV ataupun bermain gadget sementara orang tuanya bisa melanjutkan aktivitasnya di rumah.

Padahal, televisi dan gadget bisa memunculkan efek kurang baik bagi proses tumbuh kembang anak.

American Association of Pediatrics pernah menyarankan agar anak di bawah usia dua tahun tidak perlu menonton televisi dan anak di atas dua tahun dibatasi waktu menontonnya hanya satu jam per hari.

Dokter spesialis anak, dr Susanto, MSi.Med, SpA mengatakan, televisi dan gadget memang bisa berpengaruh negatif bagi anak-anak. Efek negatif bagi anak-anak yang paling cepat terkena adalah sektor bahasa.

Anak-anak bisa dengan mudah meniru kosakata di televisi yang sebenarnya tidak boleh mereka ucapkan. Bahkan tayangan TV yang memuat kekerasan dan cara bicara kasar yang rentan ditiru anak-anak, bisa menyebabkan anak-anak berperilaku agresif.

“Yang paling cepat terkena adalah sektor bahasa. Efek televisi akan membuat anak-anak menjadi lebih egosentris dan posesif,” ujarnya.

Selain itu, kebiasaan menonton TV dalam waktu lama, bisa membuat anak-anak berisiko menderita obesitas. Ini karena ketika berada di depan TV ataupun memegang gadget, anak-anak akan menjadi malas bergerak. Mereka cenderung hanya duduk mematung sementara makan pagi, makan siang maupun makan malam, semuanya dilakukan sambil nonton TV.

“Kurangnya aktivitas gerak fisik itu akan membuat anak-anak berisiko menderita obesitas ketika besar nanti. Juga, tidak ada interaksi aktif antara anak dengan acara yang ditontonnya. Karena menonton televisi adalah komunikasi satu arah,” kata dr Susanto.

Betapapun, televisi dan gadget juga bermanfaat dalam hal merangsang minat anak untuk belajar.

Oleh karena itu, bila orang tua membolehkan anak-anaknya untuk menonton televisi, harus dengan syarat. Selain dibatasi jam nontonnya, juga harus didampingi.

Dan tidak lupa untuk memilihkan program tayangan yang tepat. Begitu juga ketika memegang gadget, harus ada “aturan main” yang disepakati.

By Hadi Santoso

Tags

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close