Uncategorized

Evolusi Topi Baseball: Dari Olahraga Hingga Gaya

Saat kita berolahraga di luar ruangan pada pagi, siang, atau sore hari, topi bisa menjadi alat bantu agar kita tidak kepanasan ketika terkena sinar matahari. Setidaknya itu ide awal dibuatnya topi saat berolahraga.

Salah satu jenis cabang olahraga yang terkenal menggunakan topi saat pertandingan adalah baseball. Kalau kita menilik sejarah topi baseball, tim pertama yang menggunakan topi adalah Brooklyn Excelsiors dari New York pada tahun 1860.

Topi tersebut memiliki satu ciri khas, yakni, terdapat sebuah kancing di bagian atas. Topi ‘Brooklyn Style’ ini menjadi kian terkenal di tahun 1900an. Topi adalah bagian penting dari seragam olahraga baseball. Topi memuat warna, logo, maskot, dan inisial sebuah tim.

Desain Topi Baseball Pertama “Brooklyn Style” (sumber: Jack Threads)

Kini, bentuk topi baseball pun banyak berubah. Bentuknya jadi lebih sederhana, namun masih ada logo, maskot, dan inisial tim yang menjadi bagian dari desainnya. Kurang lebih seperti ini bentuk topi baseball modern yang dipakai pemain:

Selain untuk melindungi mata pemain dari sinar matahari saat bertanding, topi baseball kini bisa kita temui di jalan…bukan saat pertandingan…dan bukan oleh atlet baseball. Betul sekali. Beberapa tahun belakangan ini banyak anak muda yang sadar gaya memakai topi baseball sebagai aksesoris yang menunjang style mereka.

Salah satu merek ternama yang mengadopsi desain topi baseball adalah Anti Social Social Club. Merek asal Amerika Serikat ini bisa dibilang menjadi rujukan utama para anak muda yang menyukai street style dimana tren akhir-akhir ini lebih sering membawa aspek olahraga ke jalanan, termasuk topi.

Topi Baseball dari Anti Social Social Club (sumber: Anti Social Social Club)

Filosofi street style adalah versatility dimana kamu tidak boleh terbelenggu oleh norma masyarakat. Topi Anti Social Social Club bisa kamu pakai saat berolahraga maupun ketika kamu sedang nongkrong di kafe. All is fair in street style. Semuanya sah.

Merek berikutnya adalah Rag&Bone yang juga berasal dari Amerika Serikat. Harganya memang lebih mahal dari Anti Social Social Club sebab topi Rag&Bone masuk dalam kategori designer caps. Material yang digunakan beragam, mulai dari kanvas untuk kondisi panas, hingga wol ketika sedang dingin. Kamu pun tidak perlu pusing apakah topi ini hanya untuk satu aktivitas saja (olahraga atau gaya).

Berbagai Pilihan Topi Baseball Rag&Bone untuk Olahraga maupun Gaya (sumber: Rag&Bone dan Polyvore)

Anti Social Social Club serta Rag&Bone adalah dua merek yang konsisten menggabungkan aspek olahraga dan gaya dalam desain topi mereka. Dengan desain sederhana, warna yang atraktif, serta kegunaan yang tidak hanya terbatas untuk satu jenis aktivitas (olahraga saja atau gaya saja), keduanya bisa jadi pertimbangan untuk kamu yang suka berolahraga di luar ruangan tapi tetap memperhatikan gaya, atau kamu yang sadar gaya namun ingin tampil sporty.

(RF)

Baca Juga:

Mau Gaya Rambutmu Sekeren Bintang EURO 2016 Ini? Pomade Inilah Solusinya!

Adidas Ace Primeknit EURO 2016, Sepatu Para Bintang Lapangan Hijau

A-Z, Label Baru Zlatan Ibrahimovic yang Siap Menyaingi Nike dan Adidas!

Rihanna Memanaskan Persaingan Antara PUMA dan Adidas

Adidas Yeezy Boost Akan Hadir Versi Anak-anak

Tags

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close