NewTechnology

Ilmuwan Amerika Buat Alat Pendingin Tanpa Listrik

Palingbaru – Sahabat Pibi mungkin punya beberapa alat pendingin seperti lemari es, kipas angin, dan ac. Semua alat itu bisa hidup menggunakan listrik.

Saat merasa ingin tidak tergantung pada tenaga listrik, pernah ga kamu membayangkan bakal ada alat pendingin alami yang hemat energi?

Nah, kalau kamu sempat membayangkannya, beberapa ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) justru telah mewujudkan teknologi pendingin tanpa listrik ini.

Alat ini berupa kepingan logam yang menangkap cahaya matahari secara langsung. Pada uji cobanya, alat tersebut dipasang di atas atap bangunan MIT.

Teknologi ini selain hemat energi, juga hemat secara komposisi materialnya. Yakni menggunakan lapisan plastik yang tipis, aluminium, dan cat putih.

Sistem pendinginan ini bisa menyediakan suhu sebanyak 20 derajat Celcius di lingkungan yang temperaturnya seperti di Boston. Pada hasil uji cobanya sendiri, para ilmuwan mendapatkan data bahwa sistem pendinginan dari atap ini bisa menghasilkan suhu 6 derajat Celcius.

Sistem pendinginan radiasi sederhana ini sebetulnya sudah digunakan sejak dulu, yang digunakan orang-orang dulu untuk pendinginan di malam hari. Masalahnya, sistem pendinginan ini tidak bisa berjalan di siang hari karena ada pengaruh dari panasnya matahari.

Ilustrasi

Namun, para ilmuwan MIT ini bisa memecah kebuntuan tersebut. Mereka menyadari bahwa sinar matahari memancar secara lurus dan karena itulah bisa dihadang. Contohnya, sinar matahari bisa dihadang dengan pohon, sehingga di bawah pohon terdapat bayangan yang suhunya tidak panas.

Nah, secara sederhana teknologi pendingin ini cara kerjanya seperti payung yang menghalangi pancaram matahari secara langsung. Lebi jauh, sistem pendinginan pasif ini bila dikembangkan lebih canggih lagi, akan dapat menjaga suhu makanan dan obat-obatan.

By Abdul Hamid

Tags

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close