Uncategorized

Ini Perbandingan Seragam Nike dan Adidas dalam Perhelatan EURO 2016

Tidak hanya negara saja yang bersaing dalam perhelatan EURO 2016, merek olahraga seperti Nike dan Adidas juga berkompetisi untuk menjadi yang terbaik. Sebagai merek yang dianggap memiliki rivalitas sengit, tentu persaingan keduanya sangat terasa, meski ada merek lain seperti Puma, Errea, Macron dan Umbro.

Berikut ini perbandingan seragam EURO 2016 yang diproduksi oleh Nike dan Adidas dilihat dua aspek utama: konstruksi kain dan teknologi.

Konstruksi Kain

Konstruksi kain adalah detail dari struktur sebuah kain yang digunakan sebagai material sebuah produk, dalam hal ini adalah seragam. Konstruksi kain akan mempengaruhi kualitas kostum secara keseluruhan. Jika sebuah material itu buruk, maka akan sulit untuk melakukan inovasi apapun yang memudahkan pergerakan pemain. Selain itu, konstruksi kain juga berkaitan dengan teknologi dan faktor ramah lingkungan.

Sedikitnya ada 5 tim nasional di ajang EURO 2016 yang menggunakan merek asal Amerika Serikat, Nike.  Nike menggunakan tekstur material berkualitas tinggi baru yang belum pernah digunakan sebelumnya. Seragam EURO produksi Nike juga dikonstruksi melalui sebuah proses yang mengintegrasikan jahitan single dan double untuk meningkatkan kemampuan bernafas dari seragam tersebut.

Misalnya, seragam tandang Inggris. Garis biru di sisi samping kanan dan kiri (baik atasan maupun bawahan) berfungsi sebagai ventilasi. Begitu juga dengan kostum kandang Polandia yang memiliki unsur tekstur garis yang dirancang untuk memaksimalkan ventilasi dan mempermudah pergerakan pemain.

Seragam Kandang Polandia untuk EURO 2016 (sumber: NIKE)

Seakan tidak mau ketinggalan, Adidas lebih mendominasi dengan memproduksi seragam untuk 9 tim nasional di EURO kali ini. Dari segi konstruksi kain pun kualitas Adidas tidak kalah dari sang kompetitor. Dengan menggunakan material 100% polyester daur ulang, Adidas sebenarnya sedang mempraktikkan peribahasa ‘sekali dayung, dua pulau terlampaui’. Kenapa?

Pertama, material ini sangat ringan sehingga lebih cepat menyerap keringat dan pemain pun lebih leluasa bergerak. Kedua, penggunaan polyester daur ulang berarti lebih ramah lingkungan. Ini sesuai dengan prinsip Adidas tentang produksi berkelanjutan dan ramah lingkungan. Salah satu seragam produksi Adidas adalah milik timnas Spanyol dan Wales.

Seragam Tandang Wales untuk EURO 2016 (sumber: footyheadlines)

Teknologi Seragam

Saat ini kostum sepakbola tidak hanya sekedar penutup tubuh saat berlaga. Kostum bahkan mampu meningkatkan performa si pemakai. Baik Nike maupun Adidas memiliki bermacam-macam inovasi untuk menunjang performa pemain. Salah satu inovasi Nike adalah teknologi Aeroswift pada Vapor Kit. Teknologi ini digunakan hampir semua tim yang memakai seragam Nike, misalnya, timnas Portugal.

“Kami melakukan penelitian yang luas dengan pemain tentang seragam masa depan yang akan mereka pakai, dan semua tertuju pada bahan yang ketat, memiliki aliran udara dan terlihat bagai superhero, ” kata Martin Lotti , Direktur Kreatif Nike, seperti dilansir dari situs Goal.

 “Setelah kami gambarkan apa saja yang mungkin diwujudkan, kita yakin bisa membawa masa depan dengan sistem yang lengkap ke dalam sebuah kostum sepakbola yang dibangun untuk kecepatan.”

Dengan konstruksi material  pilihan dan prosesnya yang terintegrasi, Nike mampu mengaplikasikan teknologi Aeroswift pada seragam produksinya. Hasilnya, seragam Nike punya keunggulan 20% lebih cepat menyerap keringat dibanding seragam Nike lainnya. Teknologi Aeroswift ini juga membuat seragam Nike 25% lebih cepat kering, dan 10% lebih ringan.

Seragam Kandang Portugal untuk EURO 2016 (sumber: designboom)

Adidas kali ini juga tidak mau ketinggalan dengan teknologi yang sudah tidak asing lagi, ClimaCool. Climacool sangat ringan dan dapat mengurangi efek keringat berlebih yang dikeluarkan tubuh serta dapat membuat tubuh ‘bernafas’. Dalam produk garmennya ini Adidas sengaja menggunakan bahan fiber khusus yang dinamakan X-Static. Menurut Jack W. Plunkett dalam bukunya yang berjudul Plunkett’s Sport Industry Almanac, X- Static merupakan salah satu contoh dari kecanggihan teknologi kain saat ini. Diproduksi pertama kali oleh Noble Fiber Technologies, Inc, kain canggih ini mengandung perak yang dapat membunuh bakteri dan menghilangkan bau serta mengatur suhu di luar tubuh. Fungsi dari X-Static ini hanya digunakan di daerah tertentu seperti di bagian paling bawah pakaian dan di bagian belakang leher.

Seragam Irlandia Utara untuk EURO 2016 (sumber: footyheadlines)

Wah! Canggih ya inovasi dari merek kelas dunia di atas? Kita lihat saja pengaruh inovasi tersebut terhadap performa masing-masing pemain di lapangan saat EURO nanti. Terus ikuti perkembangannya hanya di PALINGBARU.com

(STP/RF/FM)

Baca Juga:

Saatnya Bersinar! Inilah 9 Nama Pemain Muda Bertalenta yang Siap Menggemparkan Panggung EURO 2016 versi PALING EURO

Jangan Ngaku PALING EURO Kalau Kamu Nggak Unduh Aplikasi Ini!

4 Cemilan Sehat dan Asik Untuk Teman Nonton EURO!

Tags

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close