Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki tingkat kemacetan lalu lintas yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan Negara-Negara kawasan Asia lainnya. Hal tersebut dikarenakan jumlah produksi serta distribusi kendaraan terus membludak pada setiap periodenya. Sehingga kemacetan seakan tidak bisa terbendung lagi.

Dalam fenomena macet yang terjadi di Indonesia tidak selalu menimbulkan efek buruk loh, PiBi, tapi juga bisa mendatangkan efek baik jika jeli memanfaatkannya. Seperti diketahui, efek buruk dari kemacetan adalah gangguan aktivitas, mulai dari pemborosan waktu, pemborosan energi, dan polusi udara yang menyebabkan gangguan pernapasan. Namun, efek baiknya adalah media promosi menjadi semakin produktif.

Kalau dicermati lagi secara logika, tidak mungkin orang membaca iklan di jalanan kalau tidak macet. Maka dari itu, kemacetan sebenarnya bisa mendatangkan profit bagi mereka pelaku usaha yang memasang iklan di jalan, sebab traffic produktivitas iklan yang sedang dipasang tersebut akan meningkat persentasinya. Nah, dengan begitu bisa dikatakan kalau kemacetan merupakan potensi besar bagi bisnis yang bergerak dalam bidang periklanan luar atau advertising agency.

Edward Halley Founder Adroady (kiri) dan Greg Marchand Co-founder Adroady (kanan)

Bicara mengenai dunia periklanan, kali ini ada sebuah inovasi baru yang cukup menarik nih, PiBi. Inovasi tersebut datang dari startup yang bernama Adroady yang menerapkan iklan videotron di kendaraan mobil. Jadi, startup paling baru ini menawarkan konsep serta penggarapan iklan berupa video yang akan ditempel pada bagian belakang mobil dengan menggunakan LCD yang terintegrasi dengan perangkat lainnya.

Kalau dipandang secara konsep, Adroady memang hampir sama dengan iklan mobil lainnya seperti Ubiklan, Sticar, maupun Promogo. Tapi mereka para pemain lama tersebut lebih bermain dengan gambar, bukan video. Inilah yang dijadikan senjata oleh Adroady, startup baru yang mengusung konsep videotron pada mobil. Cukup unik ya, PiBi? Seperti yang kamu ketahui, biasanya videotron dipasang pada papan billboard besar, bukan pada mobil.

Lantas system yang digunakan pun cukup apik, misalnya waktu penayangan, lokasi penayangan, serta monitoring iklan secara real time.  Seluruh sistem yang telah dipersiapkan secara matang tersebut tentunya bica menjadi acuan bagi pengiklan untuk menggaet pasar secara tepat. Dalam penyajiannya, Adroady menggunakan teknologi programmatic video yang memungkinkan pengiklan untuk mengunggah video secara real time sesuai lokasi dan waktu.

Adroady merupakan terobosan iklan baru yang super inovatif sehingga tidak sulit mendapatkan klien atau pengiklan. Tidak tanggung-tanggung, beberapa brand besar seperti Lazada, Nusatrip, Ralali, serta Panorama Tour sudah menggunakan layanan ini. Soal biaya, Adroady memasang tarif sebesar Rp 204 ribu per seribu viewers. Video yang akan tayang nantinya berdurasi 30 detik dalam sekali tayang.

Gimana, PiBi? Mau ngiklan juga?

Apa Tanggapanmu?
  • Fascinated
  • Happy
  • Bored
  • Angry
  • Sad
  • Afraid

Apa Komentarmu ?

komentar