I Like ItTau Gak Sih?

Malam Kutub di Alaska, Dua Bulan Hidup Tanpa Cahaya Matahari

PalingBaru- Sahabat Pibi, Pernahkah kamu tinggal di sebuah kota yang tidak disinari matahari ? Ini beneran terjadi lho, iya masih di Bumi yang kita tinggali.

Kalau kamu ingin merasakan bagaimana rasanya hidup di daerah tanpa mendapatkan sinar matahari dalam beberapa waktu, kamu bisa datang ke Utqiagvik di Alaska.

Dilansir dari CNN, Kota kecil di ujung utara Amerika Serikat ini mulai kehilangan Matahari sejak Minggu (18/11) mulai pukul 13.43.

Di sini sinar matahari tidak masuk jadi bisa dibayangkan suasana kota akan gelap gulita walaupun seharusnya waktu menunjukan siang hari.

Diperkirakan ini akan terjadi sepanjang 65 hari kedepan, artinya kota ini akan mendapat asupuan sinar matahari pada tanggal 23 januari 2019.

Fenomena ini disebut sebagai malam kutub. Adalah sebuah istilah untuk daerah-daerah yang tidak menerima sinar matahari lebih dari 24 jam.

Menurut Pakar metereologi, Judes Jones, fenomena ini terjadi setahun sekali. Malam kutub akan berjalan hingga ke selatan Lingkar Arktik hingga titik balik matahari musim dingin, yang dimulai dari Kutub Utara pada musim gugur equinox.

Memang, sepertiga bagian utara Alaska terletak di atas lingkaran Arktik. Jadi Utqiagvik bukan satu-satunya kota di Alaska yang mengalami fenomena malam kutub.

Penduduk kota Kaktovik, Point Hope, dan Anaktuvuk Pass akan kehilangan sinar matahari dalam  satu sampai dua bulan ke depan dan Utqiagvik menjadi kota pertama yang mengalami fenomena ini.

Walaupun diselimuti kegelapan malam kutub, kota Utqiagvik masih mendapatkan bias sinar dari lembayung senja, yang bisa dinikmati tiga hingga enam jam sehari.

Karena selama senja, posisi matahari berada pada enam derajat di bawah cakrawala sehingga masih memberikan cahaya temaram pada penduduk kutub.

By Nana Riyana

Tags

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close