HealthNews & Information

Mengenal Gangguan Hiperaktif, ADHD

Palingbaru – Anak-anak pada umumnya memiliki kecenderungan aktif pada usia awal. Namun ada beberapa kondisi hiperaktif yang masuk dalam kategori gangguan kesehatan mental, kondisi ini disebut dengan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder).

ADHD merupakan gangguan dengan mekanisme dan penjelasan yang berlawanan dengan autisme yang sudah lebih familiar bagi PiBi. Anak yang mengidap autisme adalah anak dengan kondisi mental yang terlalu fokus pada objek tertentu yang menjadi minat anak tersebut. Berbeda dengan autisme, anak dengan ADHD memiliki fokus terlalu banyak dan membuatnya menjadi hiperaktif.

Kondisi ADHD mulai mempengaruhi kehidupan anak ketika ia mulai memasuki usia 6 hingga 12 tahun, yaitu saat mulai menjalani rutinitas seperti bersekolah dan bersosialisasi dengan anak lainnya.

adhd (3)

Kebanyakan masalah yang muncul adalah susahnya anak dalam mengikuti pelajaran di kelas. Kondisi ini membuat seseorang tidak bisa berdiam diri terlalu lama, mengingat kegiatan belajar di sekolah mengharuskan seorang anak duduk selama berjam- jam dengan hanya 1 jam istirahat.

Ketika PiBi memiliki anak yang nampak aktif dan memiliki masalah prestasi di sekolah karena susah fokus, jangan langsung menghakimi anak dan menyerangnya dengan waktu belajar yang ekstra di rumah. Hal ini hanya akan membuat anak tertekan dan mengalami kondisi jiwa lainnya yang tidak akan pernah inginkan.

adhd (2)

Menurut NHS Inggris, berikut adalah beberapa tanda-tanda anak mengidap ADHD:

  • Memiliki perhatian dalam jangka pendek dan mudah teralihkan.
  • Sering membuat kesalahan sepele.
  • Tidak dapat mendengarkan dan mengikuti instruksi sederhana.
  • Dengan cepat mengganti aktivitas saat sedang bermain atau belajar.

Jika anak PiBi memiliki perilaku di atas, ada baiknya segera menjalani tes tertentu dan memberikan terapi terbaik untuk buah hati.

 

by. Bernadetta Yucki

Tags

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close