How ToStartup

Perhatikan Lima Hal Penting Ini Sebelum Melakukan Pinjaman Online

Jaman serba online seperti sekarang memang memudahkan kita untuk melakukan banyak hal. Mulai belanja, jualan, urusan transportasi, pesan makanan, bersih-bersih  rumah, bahkan pinjam uang pun bisa dilakukan lewat aplikasi online.

Tapi segala kemudahan itu tentu jangan sampai membuat lengah, sampai kantong jebol. Apalagi urusan pinjam uang.

Di Indonesia, ada banyak aplikasi yang melayani peminjaman uang, sebut saja seperti, Tunaiku, KTA KILAT, TangBull, RupiahPlus, VLoan, Qreditku, TunaiKita, Dana Cepat, Kredit Pintar maupun Pinjam Uang. Tapi sebelum pinjam uang secara online banyak hal yang perlu kita perhatikan agar tidak rugi dikemudian hari.

Karena itu perhatikan lima hal penting ini, sebelum kamu pinjam uang secara online.

Aplikasi yang Dipilih

foto : ilustrasi

Ada banyak aplikasi pinjaman uang yang harus diseleksi. Karena setiap aplikasi tentu ada kekurangan dan kelebihannya. Bisa dilihat dari reviewnya, baik dari aplikasi itu sendiri maupun dari berbagai media.

Syarat dan Ketentuan

Setelah menentukan aplikasi yang akan dipakai cek syarat dan ketentuan untuk melakukan pinjaman. Nah, pada bagian ini kebanyakan orang lupa, biasanya langsung kilk tombol accept syarat dan ketentuan agar proses cepat selesai. Kali ini, jangan biarkan itu terjadi, baca dengan teliti syarat dan ketentuan, pahami betul untung ruginya, jangan sampai terlewat karena bisa berdampak pada kita sendiri.

Menentukan Jumlah Pinjaman

Setiap aplikasi punya ketentuan jumlah pinjaman yang bisa jadi berbeda dengan apliaksi lainnya. Karena itu perlu dilihat berapa yang disediakan aplikasi tersebut. Jangan sampai lupa juga melihat kebutuhan kita sendiri dan tentu saja kemampuan membayar.

Bunga Pinjaman.

Ini penting banget karena setiap pinjaman pasti ada bunganya. Pastikan pinjaman yang dipilih bunganya tidak memberatkan. Apalagi bila sampai merugikan kalau terjadi keterlambatan pembayaran misalnya.

Sistem Pengembalian

ilustrasi

Nah ini penting banget. Apakah pengembalian yang diterapkan memudahkan atau justru merugikan. Karena setiap aplikasi tentu punya kebijakan masing-masing. Sesuaikan dengan kemampuan juga.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, peminjaman uang secara online bisa dilakukan dengan aman. Dan yang terpenting adalah mengetahui kemampuan diri kita sendiri untuk membayarnya.

Pinjaman juga sebaiknya digunakan untuk hal yang produktif, misalnya untuk modal usaha. Karena pembayaran bisa dilakukan dengan  uang hasil usaha. Pinjaman yang dilakukan untuk hal konsumtif sebaiknya dihindari. Menabung untuk membeli barang tertentu yang sifatnya konsumtif lebih tepat. Meskipun mungkin tidak mudah ya.

By. Diane Suryaman

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close