HealthNews & Information

Peringatan !!! Kelamaan Menggunakan Gawai Berdampak pada Kesehatan Mental Anak

Palingbaru– Sahabat Pibi, tahukah kamu, seberapa banyak anak-anak di sekitarmu yang sudah memegang gawai seperti telepon pintar? Apa kamu pernah menghitung berapa jam per hari mata mereka menatap layar gawainya?

Mungkin kamu sempat merasakan bagaimana dampak kelamaan menatap layar gawai ini pada dirimu sendiri. Atau bahkan kamu menaruh rasa sinis pada anak-anak, bahwa aktivitas mereka dengan gawainya sangat buruk baginya. Tetapi, tahukah kamu seberapa jauh dampaknya pada kesehatan mentalnya ? Berikut ini jawabannya.

Anak-anak yang berusia 2-17 tahun yang menatap layar gawai dengan durasi rata-rata 3.2 jam tiap hari, bisa mempengaruhi kesehatan psikologisnya. Hal ini berdasarkan penelitian terbaru dari San Diego State University.

Penelitian ini mengukur durasi penggunaan gawai elektronik yang dilakukan anak-anak, seperti penggunaan TV, permainan elektronik, komputer, perangkat elektronik, dan telepon seluler. Anak yang paling mendapat pengaruh terbesar adalah anak berusia 14-17 tahun, saat mereka menatap layar gawai hingga tujuh jam atau lebih pada setiap harinya.

Kesehatan mental yang dimakud dalam penelitan ini adalah soal rendahnya rasa ingin tahu anak, kurang bisa untuk berteman, lebih mudah terganggu, rendahnya ketenangan emosi, dan rendahnya kemampuan untuk menyelesaikan tugas-tugas.

Durasi penggunaan gawai ini juga dapat memicu konflik di antara anak-anak dan para orang tua.

Usia remaja adalah pengguna gawai terbesar, kadang mereka bisa menghabiskan tujuh jam lebih per hari. Remaja yang seperti ini bisa dua kali lebih berisiko terdampak rendahnya kesehatan, daripada yang menghabiskan waktu satu jam atau kurang pada tiap harinya.

Mereka kemungkinan bisa 95 persen lebih rendah daya ketenangannya, rasa ingin rahu, dan daya fokusnya pada tugasnya.

Baca Juga : Usia Ayah Mempengaruhi Risiko Kelahiran Anak? Ini Buktinya

Seorang peneliti dari Santa Barbara, Marilyn Price-Mitchell sebagaimana dikutip dari Psychology Today, menyatakan bahwa dampak ini perlu diketahui oleh orang tua. Demi meminimalisir dampak buruk penggunaan gawai pada anak. Selain itu, orang tua juga mesti mengajarkan anaknya untuk mengatur waktu penggunaan gawai tersebut.

By Abdul Hamid

Tags

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close