Uncategorized

Pesan Dari Ayah Dan Ibu Untuk Anaknya, Yang Tak Dapat Tersampaikan Secara Langsung

Ayah dan ibu adalah sosok kedua orang tua yang sangat berperan penting dalam kehidupan kita. Tanpa mereka kita bukanlah apa-apa, tanpa mereka pula kita tidak akan menjadi seseorang yang berguna di dunia ini. Bimbingan serta pendidikan yang mereka berikan, merupakan bekal kita untuk melangkah menuju kesuksesan serta masa depan yang cemerlang. Sedikitpun, mereka tidak pernah meminta imbalan ataupun balasan kepada kita. Mereka adalah sosok seorang Pahlawan Tanpa Tanpa Tanda Jasa.

Ketika umur meraka semakin tua, bahkan tidak memungkin, untuk selalu ada waktu merawat kita, mereka hanya berharap, agar kita selalu memahami dan mengerti arti kesabaran dalam menghadapi sikap mereka yang sudah lanjut usia.

Segala sikap yang mereka perbuat, semua bukan karena disengaja melainkan, karena, kekuatan yang mereka miliki tidaklah sama seperti dahulu kala. Bahkan, Orang Tua itu selalu memiliki kesensitifan yang sangat tinggi dibandingkan dengan anak muda saat ini.

            Ibarat kata :

            =========================================================

             “ Orang Tua Itu Sensitif..

                                    Selalu Merasa Bersalah Ketika Kita Berteriak Didepannya..”

            =========================================================

Pendengaran serta penglihatan yang mereka miliki pun, tidak lagi sama dengan yang dulu. Dulu, ketika mereka mengajari kita dengan memperlihatkan barang-barang yang ada dijalanan, gimana pun bentuknya, jauh dekta gambarnya, pasti akan terlihat jelas dimata mereka, dan mereka tidak pernah mengeluh dalam mendidik dan memberikan kita ilmu pengetahuan, meski pun, terkadang, kita yang masih muda, membantu adek ngerjain tugas sekolah yang bisa dibilang begitu mudah, sekali, dua kali, udah merasakan lelah. Bagaimana dengan  Orang Tua Kita yang selalu membantu kita menulis, membaca hingga berulang-ulang kali, mereka sekalipun, tidak pernah mengeluh ataupun lelah, demi Masa Depan Anak-anaknya. 

            ===============================================================

            “Ketika Pendengaran Dan Penglihatan Ku Semakin Memburuk,

                        Dan Aku Pun  Tidak Dapat Mendengar Maupun Melihat Dengan,

   Baik Dan Jelas, Apa Yang Kamu Tunjukkan Maupun Yang Kamu Katakan..

                        Aku Harap, Kamu Tidak Memanggilku “Rabun Dan Tuli” .

               Dan, Aku Mohon Untuk Kau Ulangi Sekali Lagi  atau Kau Tuliskannya Kembali..

                                    Maafkan Aku, Wahai Anak-Anakku..

                                                Aku Semakin Tua.. 

             ==============================================================

Apa yang mereka rasakan, pasti akan kita rasakan juga, kelak. Mulai rapuh dan keropos nya tulang-tulang yang mereka miliki, mulai sedikit bersikap labil, seperti sedia kala, Mulai mengalami masa Pubertas, itu semua pasti akan datang kembali, ketika, kita sudah memasukia usia lanjutan.

Terkadang, kita tidak sadar, dengan kita berbicara ataupun menjawab perkataan dari orang tua kita dengan nada tinggi, itu merupakan sikap yang tidak sopan, bahkan, ketika kita sudah merasa tidak mampu lagi untuk merawat orang tua kita yang sudah tua, dan memutuskan  untuk menitipkan orang tua kita ditempat sejenis “Panti Jompo”, itu sudah termasuk sikap Durhaka yang dilakukan oleh Anak terhadap Orang Tuanya. Sadarkah kalian, Orang Tua kita, dari kecil hingga kita udah beranjak dewasa, mereka tidak pernah merasa lelah maupun menegeluh dalam merawat dan menjaga kita. Bahkan, mereka selalu mengabulkan apa yang kita inginkan, agar anaknya tidak Ketinggal Zaman.

Aroma yang terkadang terasa menyengat, ketika Orang Tua kita dalam Masa Lansia, membuat kita terkadang malu, bahkan , tidak mau dekat dengannya lagi, dan memebentaknya, untuk memaksanya mandi. Seandainya, kita ingat, bahwa Orang yang sudah Tua, tubuh dan tulangnya pasti rentan terhadap dingin, dan kalau kita paksakan, nantinya akan membuatnya malah menjadi sakit.

            ===================================================

                        Saat ini, mungkin Kalian belum mengerti dan memahami,

Sebenarnya , Makna dari Masa Tua..

Kamu akan mengerti, ketika kamu sudah tua kelak..

            ===================================================

Harapan mereka, hanya ingin kita (Semua Anak) lebih mengerti dan memahami sikapnya. Bahkan, mereka hanya meminta sedikit waktu kita, untuk mengajak kita berbicara dari hati ke hati, dan ingin ada waktu untuk pergi bersama, berkumpul lagi bersama seperti sedia kala, ketika kita masih kecil dan mereka masih terasa muda untuk mejaga dan merawat kita.

            Seutas kata dari semua Orang Tua :

            ===================================================

                        TERIMA KASIH ATAS SEGALA PERHATIANMU, NAK..

                                    KAMI  MENCINTAI MU..

                                                DENGAN KASIH YANG SANGAT BERLIMPAH..

                        Dari : Ayah dan Ibu

            ===================================================

(AN)

Tags

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close