News & InformationScience

Sampah Plastik Bisa Mengubah Tingkah Makhluk Laut

Palingbaru – Hai sahabat Pibi, mungkin kamu sudah tahu bahwa sampah plastik itu selalu ada setiap hari dan berserakan di mana-mana. Bahkan sampah itu telah mengotori lautan. Beberapa waktu terakhir, kita sempat dikejutkan oleh kabar kematian hiu yang perutnya dipenuhi sampah plastik.

Ngomongin soal sampah plastik di laut, ternyata ia bisa mempengaruhi tingkah laku hewan yang ada di tempat itu. Kabar ini hasil dari penelitian yang dipublikasikan di jurnal Biology Letters, sebagaimana dikutip dari The Independent.

Plastik mengandung zat yang berpotensi menjadi racun. Dampak zat kimiawi yang dikandung sampah plastik tersebut yang luluh ke area perairan belum begitu dimengerti ilmuwan. Namun, beberapa penelitian sebelumnya membuktikan bahwa racun tersebut bisa mengganggu pertumbuhan embrio hewan.

Sementara penelitian yang dilakukan oleh Profesor Laurent Seuront ini, mengungkap perubahan dari kebiasaan siput laut kecil ketika menghadapi predatornya, kepiting. Hasilnya, ada perubahan pada makhluk kecil ini saat berada di tempat rendaman plastik dibandingkan saat ia ditempatkan pada tempat biasanya.

Dalam kondisi normal, ia bisa melawan predatornya. Namun pada kondisi di rendaman plastik itu ia tidak merespons. Padahal, secara alami siput ini punya kemampuan untuk menyamun saat kedatangan predatornya.

Penelitian ini dinilai Seuront bisa diterapkan juga pada beberapa spesies dalam memahami kondisi sekitarnya, termasuk pada spesies yang besar seperti ikan dan kepiting.

Perubahan tingkah laku mangsa pada predator ini dapat berpengaruh pada ekosistem bahkan pada sumber-sumber makan manusia.

Gimana sahabat Pibi, masih mau buang sampah plastik sembarangan di laut?

by Abdul Hamid

Tags

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close