Halo PiBi, pasti kalian semua sudah tahu betapa indahnya Pulau Bali sehingga menjadi sektor wisata terbaik di negeri ini. Pulau Seribu Pura ini memang menyajikan destinasi wisata yang akan memanjakan setiap tamu yang datang. Selain karena keindahan alamnya, alasan turis datang ke Bali adalah karena budayanya. Yaps, budaya di Bali memang masih sangat kental dan santun sehingga menjadikan para turis lokal maupun internasional betah berlama-lama di pulau yang menyimpan jutaan pesona tersebut.

Tapi, walau sudah menikmati keindahan alam dan keindahan seni di Bali, belum lengkap rasanya jika belum merasakan kuliner pedas khas Bali yang satu ini, yaitu Rujak Kuah Pindang.  Apa itu rujak Kuah Pindang? Dan seperti apa rasanya? Simak yuk!

Jika di Jawa Timur ada Rujak Cingur yang mengandalkan irisan cingur di dalam rujaknya, berbeda dengan rujak yang satu ini, PiBi. Sesuai dengan namanya, rujak ini merupakan rujak yang terdiri dari irisan buah lantas disiram dengan kuah cair bercita rasa khas yang disebut kuah pindang. Buahnya pun buah pilihan, tidak semua buah bisa dijadikan bahan untuk rujak kuah pindang. Karena pada moment tertentu, serat yang dikandung oleh buah bisa merubah rasa kuah yang nikmat tersebut. Maka dari itu, pemilihan buah harus tepat dan sesuai.

Jika kamu mencicipi Rujak Kuah Pindang, maka lidah kamu akan merasakan sensasi rasa yang kompleks, ada pedas, asin, manis, gurih, dan dengan aroma kaldu ikan yang khas. Aroma sedikit amis, tapi kalau urusan rasa pasti bikin nagih deh! Untuk bisa mendapatkannya, tidak susah kok, PiBi. Sebab, kuliner ini tersedia hampir di setiap sudut kota Pulau Dewata. Baik itu di perkotaan maupun pedesaan, pasti selalu saja ada yang menjual jenis rujak ini.

Nah, bagi kamu yang sedang atau ingin berlibur ke Pulau Bali, jangan lupa untuk mencicipi Rujak Kuah Pindang ya!

Apa Tanggapanmu?
  • Fascinated
  • Happy
  • Bored
  • Angry
  • Sad
  • Afraid

Apa Komentarmu ?

komentar