I Like ItTraveling

Surga di Pulau Biawak, Indramayu

Kalau di Nusa Tenggara Timur ada Pulau Komodo, tapi di Indramayu punya Pulau Biawak. Pulau ini dihuni oleh ratusan hewan yang menyerupai kadal raksasa. Ketika matahari mulai terbenam, ratusan biawak yang memiliki panjang hingga 1,5 meter akan berlari menuju tepian pantai untuk berburu makanan.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, memberikan nama Pulau Biawak lantaran banyaknya ratusan biawak yang hidup disana. Memiliki luas 120 hektare, Pulau Biawak dihiasi pasir putih yang membentang dengan pohon bakau di atasnya. Pulau ini juga memiliki Hutan Mangrove yang menjadi tempat tinggal para biawak.

Oh ya, di Pulau Biawak terdapat mercusuar yang menjulang tinggi dp tengah pulau. Mercusuar tersebut dibangun pada tahun 1872 dengan 16 lantai di dalamnya. Tinggi mercusuar tersebut 65 meter. Pengunjung bisa menikmati pulau dari atas mercusuar, namun dengan seiizin petugas. Dan yang paling penting, pengunjung harus kuat melewati 300 anak tangga yang dibuat berputar untuk sampai di puncak mercusuar.

Untuk keindahan bawa lautnya pun tak diragukan lagi. Pulau Komodo memiliki pemdangan bawah laut yang menawan. Penyelam, akan disambut dengan beragam ikan hias serta terumbu karang yang indah.

Selain itu, di Pulau Biawak juga terdapat makam Syekh Imam, yang menurut orang Indramayu, beliau lah salah satu tokoh penyebar agarama islam di Indramayu.

Buat kamu yang tertarik menuju Pulau Biawak, kamu bisa menggunakan perahu speedboat dari Muara Karangsong dengan waktu 2 hingga 4 jam perjalanan.

By Nana Riyana

Tags

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close