Uncategorized

Telemedicine, Senjata Masa Kini dalam Bidang Kesehatan

Kecanggihan teknologi seperti perangkat pintar dan koneksi internet yang menjangkau daerah secara luas memang sangat berpengaruh terhadap bagaimana manusia menjalani aktivitas sehari-hari. Terima kasih kepada teknologi mutakhir, kita pun tidak perlu pergi ke suatu tempat jika ingin rapat dengan kolega. Cukup dengan video call, pertemuan pun bisa dilakukan dari tempat masing-masing.

Kini, kemajuan tersebut juga berdampak pada dunia kesehatan yang disebut dengan telemedicine. Istilah telemedicine ini merujuk pada pertukaran informasi medis dari satu tempat ke tempat lain melalui komunikasi elektronik untuk meningkatkan kesehatan pasien. Telemedicine terdiri dari beberapa aplikasi dan jasa yang menggunakan video dua arah, email, smartphone, perangkat nirkabel, serta bentuk teknologi komunikasi lainnya.

Konsultasi Dokter Lewat Video Call (sumber: Bridge Patient Portal)

Dalam misi kemanusiaan, Wall Street Journal menyebutkan bahwa organisasi internasional, Doctors Without Borders, melakukan lima hingga 10 kali konsultasi melalui internet dengan 280 pakar kesehatan mereka di seluruh dunia untuk menangani kasus di Niger dan Sudan Selatan. Telemedicine adalah senjata bagi para dokter yang berada di wilayah terpencil agar tetap bisa menolong pasien.

Menurut data American Telemedicine Association yang dilansir oleh Wall Street Journal, lebih dari 15 juta orang Amerika menerima pelayanan kesehatan dari jarak jauh di tahun 2015. Angka ini meningkat 30% dari tahun sebelumnya. Memang masih banyak orang belum mendengar istilah telemedicine dan ada juga yang masih memilih mengunjungi dokter secara langsung, tapi semakin banyak orang mengandalkan smartphone dan perangkat pintar lain untuk mengecek kesehatan mereka.

Salah satu bukti tumbuhnya telemedicine di abad 21 adalah menangnya aplikasi Teladoc dalam ajang 2016 One Show Gold Pencil and Merit Awards for Consumer Utility and Experience, sebuah ajang ternama di bidang kepuasan konsumen yang diadakan The One Club.

Teladoc adalah pemimpin dalam penyediaan pelayanan telemedicine dan pioneer dalam mempromosikan layanan virtual ke dalam sistem kesehatan yang sudah umum. Teladoc melayani 6.000 klien, termasuk perencanaan kesehatan, sistem kesehatan, pekerja, serta organisasi.

Dikutip dari Business Wire, lebih dari 15 juta anggota Teledoc bisa menggunakan telepon rumah, telepon genggam, dan video call yang aman untuk berhubungan dengan lebih dari 3.000 spesialis kesehatan berlisensi di seluruh dunia, selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

Aplikasi Teladoc di Amerika Serikat (sumber: Teladoc)

Kelebihan telemedicine adalah pelayanan kesehatan yang lebih murah. Menurut riset Alliance for Connected Care, biaya sekali telemedicine adalah 40 hingga 50 dolar. Ini jauh lebih murah daripada mengunjungi dokter langsung yang memakan biaya rata-rata 136 sampai 176 dolar sekali kunjungan.

Banyak juga yang masih skeptis apakah telemedicine benar-benar aman. Rata-rata mereka tidak nyaman berkonsultasi dengan dokter yang tidak bisa mereka jumpai secara langsung. Telemedicine memang menjual kenyamanan, tapi dengan harapan kualitas tetap terjaga dan biaya lebih murah.

Konsultasi Kesehatan Secara Virtual (sumber: Alacriti)

Di Indonesia sendiri telemedicine belum bisa berkembang karena hambatan infrastruktur. Bentuk telemedicine yang paling pesat di Indonesia saat ini baru sekedar konsultasi biasa antara pasien dan dokter. Menurut dr. Erik Tapan, MHA, seorang pengamat informatika kedokteran, telemedicine yang baik semestinya termasuk konsultasi, diagnosis, sampai pengobatan, bahkan operasi.

Ke depannya sepertinya telemedicine akan menjadi mainstream terutama bagi mereka yang sangat sibuk. Sekarang baru penyakit-penyakit yang tergolong ringan yang bisa ditangani melalui telemedicine. Tapi, dengan perkembangan teknologi, siapa tahu hal ini bisa berubah?

Kalau kamu masih penasaran seperti apa telemedicine itu, tonton video di bawah ini:

(RF)

Baca Juga: 

Cold Press Juice, Jus Buah dan Sayur Segar yang Praktis Dibawa Kemana Saja

Baca Disini: Mengapa Kurma Baik Bagi Kesehatan dan 3 Resep Mengolahnya Untuk Berbuka Puasa

7 Tanda Kamu Mengorbankan Kesehatanmu Demi Pekerjaan

Anger Management: Jangan Melakukan Hal-hal Ini Kalau Kamu Sedang Marah

Sudah Tahukah Kamu 2 Tren Kesehatan yang Sedang Hits Tahun 2016 Ini?

Tags

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close