( foto : istimewa )

Kamu sudah tahu program diet Paleo belum, PiBi? Baru-baru ini media sosial tengah diramaikan dengan topik yang sedikit menggelitik, yaitu mengenai program diet Paleo. Yap, mereka memperdebatkan mengenai efek samping dari program diet tersebut. Sebagian warganet mengatakan kalau diet Paleo itu tidak baik dan bisa memicu penyakit datang. Di pihak lain justru bertentangan dan mengatakan bahwa diet Paleo adalah diet yang aman. Kira-kira mana yang benar ya?

Memang sedikit konyol sih, tapi ya begitulah netizen, selalu bertentangan dan memiliki pendapat yang dipaksakan. Nah, untuk meluruskan hal tersebut, Palingbaru.com telah mencari informasi ke berbagai sumber dan akan menyampaikannya hanya untuk kamu, iya kamu. Sebelumnya kamu harus tahu dulu apa itu diet Paleo. Jadi, diet Paleo merupakan sebuah program yang membuat pelakunya mirip manusia purba. Kenapa demikian? Karena saat melakukan diet ini, kamu tidak boleh mengkonsumsi makanan selain makanan alami seperti ikan, sayur mayur, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, serta minyak nabati.

Secara garis besar, diet Paleo memiliki anggapan bahwa cara makan seperti nenek moyang di zaman pra-sejarah merupakan cara yang efektif dan baik untuk kesehatan tubuh. Pantangan dari diet Paleo adalah mengkonsumsi segala makanan yang sifatnya instan serta modern. Misalkan produk susu, garam, gula, micin. Mereka yang menekuni diet Palo beranggapan bahwa asal muasal penyakit berasal dari revolusi pertanian yang mulai mencampurkan bahan kimia ke dalam pola makanan yang dikonsumsi.

Ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas mengenai program diet Paleotik. Pada penelitian tersebut, tim medis melakukan percobaan pada tikus dengan membandingkan dua kelompok. Kelompok pertama diberikan diet dengan program Paleo, sedangkan kelompok kedua diberikan diet dengan program diet umum. Nah, yang mengejutkan adalah kelompok tikus percobaan diet Paleo mengalami peningkatan kadar insulin serta intoleransi glukosa setelah delapan minggu. Tentunya hal tersebut dapat memberikan efek buruk seperti hipertensi, depresi, hingga kolesterol.

Lalu, hasil penelitian tersebut menyimpulkan bahwa diet Paleo adalah diet yang baik dan aman jika dilakukan pada waktu yang tepat. Kenapa baik dan aman? Ya jelas, karena program diet ini akan melindungi tubuh kita dari ancaman senyawa yang dihasilkan oleh jenis makanan olahan atau makanan modern saat ini. Selain itu, diet Paleo juga bisa optimal dalam menurunkan berat badan, mengurangi jerawat, mengurangi risiko kardiovaskular, serta menjaga peradangan.

Baiknya lagi, saat melakukan program diet Paleo kamu hanya diperbolehkan minum air putih, air kelapa, dan the hijau organik. Tentu saja hal tersebut sangat menyehatkan tubuhmu, PiBi. Nah, sampai di sini bisa kita tarik kesimpulan kalau program diet yang memiliki nama lengkap Paleotik ini sebenarnya aman-aman saja dilakukan asal tepat waktu. Saat dilakukan secara benar, maka kamu akan mendapatkan manfaat yang besar. Namun, saat dilakukan dengan cara yang tidak benar, maka kamu akan mendapat kerugian secara kesehatan.

Jadi, sekarang sudah tahu jawabannya kan, PiBi?

Apa Tanggapanmu?
  • Fascinated
  • Happy
  • Bored
  • Angry
  • Sad
  • Afraid

Apa Komentarmu ?

komentar